RSM AHMAD DAHLAN

Gawat Darurat I (0354) 7417333

IMG_8666
IMG_8835
IMG_8868
IMG_8889
IMG_8979
IMG_8729
IMG_8788
IMG_9120
IMG_8594
IMG_9084
photo (1)
penyerahan sertifikat akreditasi
paripurna kembali
IMG-20190711-WA0085
IMG-20190708-WA0021
DSC09309 okl
DSCF3349 okl
IMG-20160728-WA0005
VVIP3
VIP1
Gallery RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri 4
<< >>

Mengapa Tekanan Darah Tinggi Harus Diobati?

March 24th, 2014

hipertensiTekanan darah darah tinggi merupakan keadaan dimana hasil pengukuran tekanan darah menggunakan spigmomanometer menunjukkan angka diatas 140/90 mmHg. Tekanan darah tinggi dikenal dengan istilah hipertensi. Biasa muncul sejak umur 30 tahun keatas. Penyebabnya 95% tidak diketahui sedangkan 5% oleh karena keterlibatan penyakit lain.

Pada 10-20 tahun pertama hipertensi tidak menimbulkan gejala pada tubuh. Keadaan inilah yang sering disalahpahami oleh sebagian masyarakat. Anggapan bahwa hipertensi belum dikatakan sebagai gangguan ketika belum menimbulkan gejala pada tubuh. Anggapan ini tentu anggapan yang keliru.

Tekanan darah yang tinggi akan merusak organ tubuh secara perlahan. Organ yang menjadi target hipertensi diantaranya otak, jantung, ginjal dan mata. Ketika seseorang mulai merasakan keluhan seperti sesak nafas, nyeri dada, nyeri kepala hebat atau pandangan kabur, maka kondisi demikian adalah hasil akhir dari kerusakan organ yang telah berlangsung bertahun-tahun akibat hipertensi. Oleh karena itu, sikap yang benar adalah bukan menunggu keluhan baru kemudian mengobati hipertensi, namun jika Anda mengukur tensi darah dan Anda dapati tensi darah Anda lebih dari 140/90 segeralah obati hipertensi tersebut.

Mulailah merutinkan pemeriksaan tensi darah. Terutama bagi Anda yang memiliki faktor risiko hipertensi seperti umur diatas 40 tahun, merokok, obesitas, makanan tinggi garam dan konsumsi alkohol. Jika Anda mengalami hipertensi, obatilah dengan target tensi dibawah 140/90 mmHg dan khusus bagi penderita diabetes melitus dan penyakit ginjal dengan target dibawah 130/80 mmHg. Bagi Anda yang berumur 40 tahun keatas dianjurkan pula merutinkan pemeriksaan tensi sekali sebulan atau bisa dengan memiliki alat pengukur tensi otomatis di rumah.

Perlu diketahui penanganan hipertensi bukan hanya dengan obat-obatan. Pengobatan hipertensi justru harus diawali dengan perubahan gaya hidup, meliputi penurunan berat badan, pola makan, makanan rendah garam dan aktivitas fisik (olah raga).  Jika ditemukan penyakit lain yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah segera obati pula penyebab tersebut. Semoga bermanfaat.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

RSM AHMAD DAHLAN

Gawat Darurat I (0354) 7417333