USAID-Mentari TB Gandeng RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Siap Jadikan Rumah sakit RujukanPelayanan Penyakit TB RO

rsmad – Majelis Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah Mentari TB bersama Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) menggandeng Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Ahmad Dahlan Kota Kediri untuk menjadikan rumah sakit rujukan pelayanan penyakit Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO), kemarin.dalam rangka untuk memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Maret, dengan tema setiap detik berharga , selamatkan bangsa dari Tuberculosis. Direktur RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri dr Zainul Arifin, M.Kes mengumumkan rumah sakit ini siap menjadi rumah sakit rujukan pelayanan penyakit TB RO.
“Ini sebagai langkah awal untuk berperan lebih nyata dalam penanggulangan TBC di Indonesia khususnya TBC RO di Kota Kediri,” ujar dokter Zainul. Selain RSM, rumah sakit dibawah naungan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah turut serta dalam program Mentari TB ini.
Dokter Zainul menambahkan pada tahap ini kami mulai mempersiapkan tenaga kesehatan dan sarana prasarana (sarpras) yang dibutuhkan untuk menjadi Rumah sakit Rujukan TBC RO. Antara lain RSM telah mengirim MK, GP dan TIM TAK untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh USAID-MENTARI TB Pusat di Solo, hari Minggu (7/3) selama satu minggu.
Pada Rabu (17/3), RSM bersama tim USAID-Mentari TB Jatim melakukan Audiensi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri. Bertujuan untuk menjalin sinergi antara RSM Ahmad Dahlan dengan Dinkes Kota Kediri dalam penanggulangan TBC khususnya TBC Resisten Obat.

RSM juga menggelar talkshow mengenai TBC. Narasumber dr. Syahril Hidayat,Sp.P (spesialis paru RSM Ahmad Dahlan), moderator dr. Palmalina Anggita (GP USAID-Mentari TB RSM Ahmad Dahlan)
Dilanjutkan, Senin besok (29/3) hingga Jumat (2/4) akan melakukan studi lanjutan ke RSU Cempaka Putih Jakarta sebagai rumah sakit yang telah menjalankan pelayanan TBC RO. Kemudian sarprasnya, saat ini dalam tahap proses pengadaan. Bulan Juli ini sudah bisa menerima pasien TB Resisten Obat.
“Berharap teralisasi program ini dapat memudahkan masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya dalam mengakses layanan TB RO tanpa jauh lagi keluar daerah, dan semoga ini dapat menjadi sumbangsih kepada bangsa untuk mewujudkan Indonesia bebas TB 2030” harap dokter Zainul.

(Edi Usman / MK Mentari TB RSM Ahmad Dahlan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website