RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri

Gawat Darurat I (0354) 7417333

IMG_8666
IMG_8835
IMG_8868
IMG_8889
IMG_8979
IMG_8729
IMG_8788
IMG_9120
IMG_8594
IMG_9084
photo (1)
penyerahan sertifikat akreditasi
paripurna kembali
IMG-20190711-WA0085
IMG-20190708-WA0021
DSC09309 okl
DSCF3349 okl
IMG-20160728-WA0005
VVIP3
VIP1
Gallery RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri 4
<< >>

Cegah Kanker dengan Makanan Hijau

August 26th, 2014

makanan_hijauApa pun yang kita makan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker. Banyak makanan yang mengandung zat-zat pemicu kanker (karsinogenik), salah satunya adalah zat yang disebut aflatoksin. Zat racun itu dihasilkan oleh jamur Aspergillus sp, yang terutama berkembang di daerah dengan iklim panas dan lembab seperti Indonesia. Aflatoksin dapat ditemukan dalam makanan seperti kacang tanah, jagung, beras, dan rempah-rempah yang terkontaminasi jamur baik sebelum maupun sesudah panen.

Aflatoksin B1

Di antara kelompok aflatoksin, aflatoksin B1 (AFB1) adalah yang paling umum dalam makanan dan yang paling karsinogenik. Aflatoksin M1 adalah metabolit utama aflatoksin B1 yang dapat Anda peroleh dari susu dan telur dari hewan yang diberi pakan terkontaminasi aflatoksin B1.

Sejak tahun 1988, IARC (International Agency for the Research on Cancer) menempatkan aflatoksin B1 pada daftar zat karsinogen karena menyebabkan gangguan dalam proses regenerasi sel yang menyebabkan pertumbuhan kanker. Hal ini didukung oleh sejumlah studi epidemiologi yang dilakukan di Asia dan Afrika yang telah menunjukkan hubungan positif antara aflatoksin dalam makanan dan kanker sel hati. AFB1 juga mungkin memicu jenis-jenis kanker lain.

Klorofil sebagai penetralisir

Klorofil adalah zat yang membuat tanaman berwarna hijau. Dengan bantuan zat ini, tanaman mengubah cahaya matahari menjadi energi dalam proses yang disebut fotosintesis. Klorofil memiliki warna hijau karena menyerap panjang gelombang merah dan biru dan hanya memantulkan gelombang cahaya hijau. Hal ini memastikan bahwa CO2 diubah menjadi karbohidrat dan O2.

Sebuah studi yang dilakukan oleh George Bailey, seorang profesor toksikologi lingkungan dan molekuler dari Oregon State University, menemukan bahwa klorofil dan turunannya klorofilin efektif untuk membatasi penyerapan aflatoksin pada manusia. Klorofil dapat diperoleh dari sayuran berdaun hijau (seperti brokoli, pare, bayam, kangkung, selada dan buncis), alga/ganggang laut (seperti Chlorella danSpirulina) dan berbagai rempah-rempah (seperti daun bawang, seledri dan peterseli). Mengonsumsi makanan tersebut secara teratur dapat mencegah kanker yang disebabkan oleh aflatoksin B1.

sumber : majalahkesehatan.com

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri

Gawat Darurat I (0354) 7417333